Dinamika Komunikasi dan Pemicu Konflik Keluarga di Era Digital: Sebuah Studi Literatur
Keywords:
Komunikasi Keluarga, Konflik Keluarga, Era Digital, Literasi Digital, Ketahanan KeluargaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika komunikasi keluarga serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memicu konflik keluarga di era digital melalui sintesis berbagai hasil penelitian terdahulu. Penelitian menggunakan metode kajian pustaka (library research) dengan pendekatan Narrative Literature Review (NLR). Data diperoleh dari artikel jurnal nasional dan internasional bereputasi, buku akademik, serta dokumen ilmiah yang dipublikasikan pada periode 2020–2025. Analisis data dilakukan menggunakan analisis isi (content analysis) melalui tahapan identifikasi, seleksi, klasifikasi, sintesis, dan interpretasi terhadap literatur yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa perkembangan teknologi digital memberikan dampak ganda terhadap komunikasi keluarga. Di satu sisi, teknologi mempermudah komunikasi, memperluas akses informasi, dan memperkuat hubungan keluarga yang terpisah oleh jarak. Di sisi lain, penggunaan media digital yang tidak terkendali, rendahnya literasi digital, berkurangnya komunikasi tatap muka, serta perbedaan persepsi antargenerasi mengenai penggunaan teknologi menjadi faktor utama yang memicu konflik keluarga. Temuan juga menunjukkan bahwa komunikasi yang terbuka, keseimbangan antara interaksi digital dan tatap muka, serta penguatan literasi digital berperan penting dalam meningkatkan ketahanan keluarga (family resilience) dan mengurangi potensi konflik. Kebaruan penelitian ini terletak pada penyajian sintesis komprehensif yang mengintegrasikan dinamika komunikasi keluarga, faktor pemicu konflik, dan strategi adaptasi keluarga di era digital dalam satu kerangka konseptual.






