Peran Konseling Keluarga Dalam Mengatasi Konflik Akibat Kecanduan Gadget Pada Anak Dan Remaja

Authors

  • Ainul Mardiyah Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Author
  • Delima Puspita Dewi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Author
  • Delima Azzahra Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Author
  • Wulidah Assa'adah Limbong Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Author

Keywords:

Konseling Keluarga, Kecanduan Gadget, Konflik Keluarga, Komunikasi Keluarga, Anak Dan Remaja

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran konseling keluarga dalam mengatasi konflik akibat kecanduan gadget pada anak dan remaja di Kota Medan. Fenomena kecanduan gadget yang semakin meningkat telah memengaruhi kualitas komunikasi keluarga, kedekatan emosional antara orang tua dan anak, serta memicu berbagai konflik dalam kehidupan keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Informan penelitian terdiri atas orang tua, anak/remaja yang mengalami kecanduan gadget, serta konselor keluarga yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecanduan gadget menyebabkan menurunnya kualitas komunikasi keluarga, meningkatnya pertengkaran antara orang tua dan anak, serta berkurangnya kedekatan emosional dalam keluarga. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa konseling keluarga berperan efektif dalam mengurangi konflik melalui peningkatan komunikasi yang lebih terbuka, pembentukan kesepakatan penggunaan gadget secara bersama, serta penguatan hubungan emosional antaranggota keluarga. Selain itu, konseling keluarga membantu orang tua menerapkan pola pengasuhan yang lebih dialogis dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital. Kebaruan penelitian ini terletak pada penggunaan perspektif Family Systems Theory dalam memahami kecanduan gadget sebagai permasalahan sistem keluarga, bukan hanya sebagai perilaku individu. Penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan layanan konseling keluarga dan menjadi dasar bagi penyusunan program pendampingan keluarga dalam menghadapi tantangan penggunaan gadget pada anak dan remaja di era digital.

Downloads

Published

2026-06-23

Issue

Section

Articles