Regulasi Emosi pada Individu Dewasa Awal yang Mengalami Quarter-Life Crisis

Authors

Keywords:

Dewasa Awal, Regulasi Emosi, Quarter-Life Crisis

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan pemahaman mendalam tentang dinamika regulasi emosi pada dewasa muda yang mengalami krisis seperempat abad. Masa dewasa merupakan masa transisi yang sulit ketika seseorang harus menghadapi tekanan sosial, karier yang tidak pasti, dan kebutuhan untuk menemukan tujuan hidup, yang semuanya dapat menyebabkan ketegangan emosional. Studi ini mengkaji pengalaman subjektif 3 subjek, berusia 20 hingga 22 tahun, yang sedang mengalami krisis perkembangan menggunakan pendekatan kualitatif dan teknik fenomenologis. Wawancara semi-terstruktur digunakan untuk mengumpulkan data, dan Analisis Fenomenologis Interpretatif yang digunakan untuk analisis. Temuan menunjukkan bahwa kesadaran emosi, penilaian ulang kognitif, dan penerimaan diri merupakan langkah-langkah dari proses dinamis regulasi emosi selama krisis. Refleksi diri, pencarian spiritual, dan dukungan sosial merupakan contoh teknik adaptif yang penting untuk membantu orang mencapai keseimbangan emosional dan memperkuat ketahanan psikologis. Di sisi lain, teknik maladaptif, termasuk eskapisme dan represi emosional, hanya menawarkan jeda sesaat tanpa mengatasi akar penyebab stres. Hasil ini menunjukkan pentingnya kemampuan regulasi emosi adaptif dalam membantu dewasa muda menghadapi Krisis Seperempat Abad dengan kesejahteraan psikologis dan makna pribadi yang lebih baik. 

Downloads

Published

2025-12-23