Epistemologi Sains Perspektif Barat dan Islam Serta Persamaan dan Perbedaannya

Authors

  • Haddad Alwi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Author
  • Salahuddin Harahap Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Author
  • Hasan Bakti Nasution Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Author

Keywords:

Epistemologi Barat, Epistemologi Islam, Sains Islam, Sains Modern

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis epistemologi sains dalam perspektif Barat dan Islam serta mengkaji persamaan dan perbedaannya dalam memaknai sumber, metode, dan tujuan pengetahuan ilmiah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) melalui analisis isi dan komparatif terhadap literatur klasik dan kontemporer yang relevan dengan filsafat ilmu dan epistemologi sains. Hasil penelitian menunjukkan bahwa epistemologi sains Barat bertumpu pada rasionalisme dan empirisme yang menempatkan akal dan pengalaman inderawi sebagai sumber utama pengetahuan, sehingga melahirkan sains modern yang objektif, sistematis, dan berorientasi pada penguasaan alam, namun cenderung memisahkan sains dari nilai etika dan dimensi transendental. Sebaliknya, epistemologi sains Islam dibangun atas pandangan dunia tauhid yang mengintegrasikan wahyu, akal, dan empirisme secara hierarkis dan normatif, sehingga sains dipahami sebagai aktivitas keilmuan yang sarat nilai moral, spiritual, dan tanggung jawab kemanusiaan. Temuan penelitian juga mengungkap adanya titik temu antara kedua epistemologi, khususnya dalam pengakuan terhadap peran akal, logika, observasi, dan metode sistematis, sementara perbedaan mendasar terletak pada orientasi ontologis dan aksiologis sains. Novelty penelitian ini terletak pada analisis komparatif yang tidak hanya bersifat konseptual, tetapi juga menyoroti implikasi epistemologis dan etis dari kedua paradigma terhadap arah pengembangan sains kontemporer. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya kajian filsafat ilmu serta menawarkan dasar konseptual bagi pengembangan paradigma sains yang lebih holistik, beretika, dan berkelanjutan melalui dialog epistemologis antara Barat dan Islam.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-01-22