Transformasi Paradigma: Dialektika Filsafat dan Revolusi Sains dari Era Renaissance menuju Modernitas
Keywords:
Renaissance, Revolusi Sains, Transformasi ParadigmaAbstract
Penelitian ini mengkaji transformasi paradigma keilmuan dari era Renaissance menuju modernitas dengan menitikberatkan pada dialektika antara filsafat dan revolusi sains. Pergeseran paradigma tersebut dipahami sebagai proses historis-intelektual yang kompleks dan berlapis, bukan sebagai peristiwa tunggal atau perubahan linear. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan dan analisis historis-filosofis, penelitian ini menelusuri bagaimana filsafat berperan sebagai landasan epistemologis bagi lahirnya sains modern, sekaligus mengalami transformasi akibat keberhasilan dan keterbatasan paradigma ilmiah modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Renaissance menjadi fase krusial yang melahirkan otonomi rasional dan kritik terhadap otoritas tradisional, yang kemudian mendorong berkembangnya metode ilmiah berbasis rasionalitas dan pengalaman empiris. Namun, dominasi sains modern juga memunculkan fragmentasi pengetahuan, marginalisasi refleksi filosofis, serta krisis makna dalam modernitas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa modernitas merupakan produk dialektika berkelanjutan antara filsafat dan sains, yang menuntut rekonstruksi hubungan keduanya secara integratif. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis bagi kajian filsafat ilmu dan sejarah sains, serta menjadi dasar refleksi kritis dalam menghadapi tantangan epistemologis dan kemanusiaan di era kontemporer.






