Pancasila sebagai Etika Politik dalam Negara Demokratis: Kajian Studi Pustaka Normatif-Filosofis
Keywords:
Demokrasi, Etika Politik, Keadilan Sosial, Kedaulatan Rakyat, PancasilaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pancasila sebagai etika politik dalam negara demokratis melalui kajian studi pustaka normatif-filosofis. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena degradasi etika dalam praktik demokrasi yang ditandai oleh menguatnya proseduralisme, pragmatisme kekuasaan, politik identitas, serta melemahnya etika publik, yang menunjukkan adanya kesenjangan antara mekanisme demokrasi dan substansi moral. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi pustaka, melalui analisis terhadap dokumen konstitusional, karya filsafat politik, serta literatur ilmiah yang relevan dengan etika politik, demokrasi, dan Pancasila. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pancasila memiliki kedudukan fundamental tidak hanya sebagai dasar negara dan ideologi nasional, tetapi juga sebagai kerangka etika politik yang memberikan orientasi moral bagi praktik kekuasaan, proses pengambilan keputusan politik, serta relasi antara negara dan warga negara. Setiap sila dalam Pancasila mengandung prinsip etika politik yang saling terintegrasi, meliputi pembatasan moral terhadap kekuasaan, penghormatan terhadap martabat manusia, pengelolaan pluralitas secara inklusif, praktik demokrasi deliberatif yang berlandaskan musyawarah dan kebijaksanaan, serta keadilan sosial sebagai tujuan akhir demokrasi. Kebaruan penelitian ini terletak pada konseptualisasi Pancasila sebagai etika politik substantif yang bersifat integratif, korektif, dan transformatif dalam memperkuat legitimasi demokrasi. Penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan filsafat politik Indonesia serta memberikan dasar etis bagi pembaruan praktik demokrasi agar tidak hanya sah secara prosedural, tetapi juga bermakna secara moral dan berkeadaban.






