Legitimasi Vox Populi, Vox Dei Dalam Konteks Demokrasi Modern, Konstitusional, Deliberatif, Dan Pancasila
Keywords:
Demokrasi Deliberatif, Demokrasi Konstitusional, Demokrasi Pancasila, Legitimasi PolitikAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji legitimasi vox populi, vox Dei dalam kerangka demokrasi modern, demokrasi konstitusional, demokrasi deliberatif, dan demokrasi Pancasila. Kajian ini berangkat dari problem konseptual mengenai kecenderungan pemaknaan vox populi, vox Dei sebagai legitimasi absolut kehendak mayoritas di tengah dinamika demokrasi kontemporer, seperti populisme, politik identitas, dan dominasi proseduralisme elektoral. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka melalui analisis kritis terhadap literatur klasik dan kontemporer dalam bidang filsafat politik, teori demokrasi, hukum konstitusi, serta pemikiran Pancasila. Data diperoleh dari buku, artikel jurnal bereputasi, dan dokumen normatif, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi dan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa legitimasi vox populi, vox Dei tidak bersifat absolut, statis, dan universal, melainkan dinamis dan kontekstual. Kehendak rakyat memperoleh legitimasi tidak hanya melalui mekanisme prosedural seperti pemilihan umum, tetapi juga harus memenuhi prasyarat normatif berupa supremasi konstitusi, perlindungan hak asasi manusia, kualitas deliberasi publik, serta landasan etis dan moral. Dalam demokrasi deliberatif, legitimasi politik bersumber dari rasionalitas dan inklusivitas proses pembentukan kehendak kolektif. Sementara itu, dalam demokrasi Pancasila, legitimasi suara rakyat hanya bermakna apabila selaras dengan nilai Ketuhanan, kemanusiaan, musyawarah, dan keadilan sosial.






